AGAMA 9 – Discipleship

MENJADI MURID YESUS

I.  MURID YESUS

Kata “MURID” berasal dari kata bahasa Latin yaitu discipulus. Artinya orang yang belajar. Seorang yang belajar membutuhkan seorang guru untuk diikuti (follow) dan tahu kemana tujuan dia belajar (goal).

Yesus adalah Guru (Rabbi) yang punya visi yaitu mewujudkan Kerajaan Allah di dunia. Artinya dunia dimana Allah merajai kehidupan semua makhluk di dalamnya. Dunia yang penuh dengan cinta kasih dan pengorbanan. Dan inilah yang dituntut oleh Yesus kepada para muridnya.

II. PANGGILAN SEBAGAI MURID YESUS

Dalam Mat 4:18-22 dikisahkan panggilan murid yang pertama yaitu (1) Simon yang disebut Petrus, (2) Andreas, saudara Simon, (3) Yakobus dan (4) Yohanes, keduanya adalah anak Zebedeus. Ada beberapa hal menarik dalam kisah tersebut:

  1. Pilihan Yesus untuk seorang MURID justru jatuh pada orang-orang sederhana (bukan orang kaya/penguasa/pejabat) yang mau mengikuti dan mau dibentuk.
  2. Yesus memanggil para Nelayan ini dan mereka memberikan respon yang spontan untuk menjawab “YA”. Padahal mereka belum mengenal siapa Yesus sebelumnya atau bahkan tidak menerima jaminan/prasyarat apapun dari Yesus.
  3. Orang-orang sederhana ini menanggapi panggilan Yesus dan pada saat itu juga meninggalkan segalanya: pekerjaan, keluarga, kemapanan, dan bahkan mungkin cita-citanya. Dan itu semua mereka lakukan dengan kerelaan hati.

III.   SYARAT MENJADI MURID YESUS

Setelah Yesus mendapatkan orang-orang pilihan maka barulah Yesus memberikan persyaratan untuk menjadi MURID dan sekali lagi ini bukanlah sebuah paksaan melainkan tawaran.

  1. Matius 8:18-22

a.        8:20 Yesus berkata kepadanya: “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.”

Menjadi MURID berarti mau senasib dengan sang GURU. Hidup miskin dan tanpa jaminan kesejahteraan. Kemiskinan ini mempunyai maksud yaitu Yesus mau solider dengan sesama-Nya yang miskin.

b.        8:21 Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya, berkata kepada-Nya: “Tuhan, izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan ayahku.”

8:22 Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka.”

Menjadi MURID berarti punya sikap yang teguh, tanpa banyak pertimbangan, tidak terikat apapun. Artinya mereka harus berani melepaskan segalanya, bahkan sesuatu yang paling dicintainya.

  1. Matius 10: 34-42

a.     10:37 Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.

Syarat Pertama mengikuti Yesus adalah MENYANGKAL DIRI. Menyangkal artinya berani mengorbankan miliknya untuk orang lain. Dan mengutamakan Allah diatas kepentingannya sendiri

b.      10:38 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.

Syarat Kedua adalah MEMIKUL SALIB. Artinya dia harus siap menderita demi orang lain sekalipun taruhannya adalah nyawa.

3. Dan syarat lain yang tak kalah penting adalah BERTOBAT. Berani meninggalkan hidup lama yang penuh dosa.

IV.  MAKNA MENJADI YESUS (baca Yoh 13: 31-35 dan Yoh 15:1-8)

Dari dua perikop bacaan tersebut tersirat makna menjadi seorang MURID Yesus:

  1. Firman Allah adalah pegangan hidup seorang murid. Bukan hanya dibaca, dimengerti dan dipahami melainkan harus bisa mengubah hidup orang tersebut.
  2. Kasih adalah ukuran utama dalam berbicara dan bertindak.
  3. Seorang murid harus punya hubungan yang dekat dengan sang GURU. Bagaikan ranting dan pokok anggur yang tak terpisahkan. Dari kedekatan itu maka kebaikan akan mengalir dengan sendirinya. Kedekatan itu bisa diwujudkan salah satunya dengan membangun hidup doa yang baik.
About these ads