AGAMA 8 – GEREJA SEBAGAI COMMUNIO

A. ARTI & MAKNA

  • Asal kata/terminologi Gereja: Ecclesia (.Lat)  berasal dari ekklesia (Yun.)
  • Arti:     1. kumpulan, pertemuan, rapat.; 2. memanggil

Jadi, Gereja adalah umat yang dipanggil Tuhan.

Ecclesia est communio  

  • Menurut Konsili Vatikan II, Gereja adalah sebuah persekutuan. (communio/koinonia)
  • Persekutuan :   1) dengan Yesus Kristus melalui Sakramen-sakramen ;2) dengan Umat Allah yang lain (se-agama); 3) dengan semua manusia
  • Communio/persekutuan :
  1. bukan sekedar organisasi
  2. ada keanekaragaman para anggotanya dan keanekaragaman komunikasi.
  3. Setiap anggotanya saling memperhatikan satu sama lain, saling memiliki, saling memberi, saling mendukung, saling menasihati, saling melayani, dan saling menjaga kebersamaan.
  • Semangatnya adalah Cara hidup jemaat perdana, yaitu:
    1. Pengajaran para rasul: mendengarkan ajaran Yesus yang disampaikan oleh para rasul, Kitab Suci dan Tradisi Gereja
    2. Persekutuan : menjadi keluarga yang harmonis, saling menghargai dan memperhatikan
    3. Doa dan Ibadat bersama: a) untuk merayakan penyelamatan manusia dari dosa (Ekaristi/pemecahan roti), b) untuk memuji, bersyukur, dan memanjatkan permohonan
    4. Kepunyaan pribadi adalah kepunyaan bersama: meninggalkan sikap mementingkan diri sendiri/egois dan saling memperhatian kebutuhan / kesulitan anggota yang lain
    5. Kegembiraan dan ketulusan: mewartakan kegembiraan karena telah menerima warta gembira dari Tuhan

B. KEANGGOTAAN GEREJA

UMUM : Gereja adalah persekutuan Umat Allah yang sederajat martabatnya dan sederajat dalam melaksanakan kewajiban umum untuk membangun Tubuh Kristus. KHUSUS: Namun, ada fungsi-fungsi khusus dalam kehidupan Gereja yang diemban oleh masing-masing anggotanya secara berbeda-beda. Fungsi tersebut adalah:

 

Pertama: HIERARKI

  • Terdiri atas orang-orang yang ditahbiskan, yaitu:
  1. Paus: Uskup Roma, Pengganti Petrus, Pemimpin tertinggi Gereja Katolik, berada di Vatikan.
  2. Uskup: memimpin Gereja lokal/keuskupan. Tugas pokoknya adalah Pemersatu Umat.
  3. Imam dan Diakon: Pembantu Uskup. Bertugas di gereja-gereja paroki dan setiap saat berhubungan langsusng dengan umat. Ada juga para imam yang bertugas di bidang kategorial seperti sekolah, rumah sakit, kaum muda/mahasiswa, pembina para calon imam, dll.
  • Tugas para tertahbis adalah menggembalakan umat, melayani, dan mengajar umat. Mereka juga bertugas menguduskan melalui palayanan sakramen-sakramen.

Kedua: Para Biarawan-biarawati

  • Mereka bukan termasuk dalam Hierarki Gereja, tetapi ada diantara mereka yang ditahbiskan menjadi imam dan masuk dalam hierarki.
  • Hidup membiara adalah sebuah pilihan dan corak hidup. Mereka tinggal di biara dan tergabung dalam komunitas yang disebut Ordo/Tarekat/Konggregasi.
  • Mereka mengucapkan Tri Kaul Suci yaitu:
  1. Keperawanan/Selibat: membaktikan diri dan menyerahkan diri secara total pada Kristus, jadi bukan hanya persoalan menikah/tidak menikah.
  2. Kemiskinan: a) memilih untuk hidup sederhana dan banyak berpuasa; b) kerelaan memberikan apa saja yang dipunyai (uang, tenaga, waktu, keahlian) untuk kerasulan.
  3. Ketaatan: kerelaan untuk melepas keegoisan dan patuh pada pimpinan serta perintah kerasulan yang harus diemban.
  • Mereka bertugas dalam pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, pembinaan mental dan rohani (rumah retret).

Ketiga: Kaum Awam

  • Adalah mereka yang bukan termasuk hierarki dan tidak termasuk biarawan/biarawati. Dengan kata lain, mereka adalah anggota Gereja pada umumnya.
  • Mereka mengemban tugas perutusan dalam Gereja dan dunia sesuai dengan kehendak Tuhan dan sesuai dengan profesi/pekerjaannya masing-masing.

INGAT: pembedaan di atas bukan untuk menunjukkan kedudukan/status, atau untuk melecehkan dan saling menjatuhkan satu sama lain; melainkan untuk saling melengkapi dan membantu dalam mewartakan Kabar Gembira.

FILE PRESENTASI : GEREJA sebagai COMMUNIO